Pekanbaru, 24 Oktober 2026 - Semangat keislaman, kreativitas, dan persatuan santri memenuhi lingkungan SMA Babussalam Pekanbaru dalam kegiatan "Gebyar Lomba Antar Santri". Kegiatan ini diselenggarakan oleh OSIS SMA Babussalam bekerja sama dengan mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) dari Universitas Riau dan UIN Sultan Syarif Kasim Riau untuk memeriahkan Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda tahun 2026.
Gebyar Lomba menjadi ruang bagi para santri untuk menampilkan potensi, sportivitas, dan kepedulian terhadap nilai-nilai kebangsaan. Momentum ini juga menegaskan bahwa generasi muda tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga tumbuh melalui kolaborasi, kompetisi sehat, dan pengabdian bersama.

Kehadiran mahasiswa PLP Universitas Riau dan UIN Suska Riau memberi warna tersendiri dalam kegiatan ini. Mereka tidak sekadar menjadi pendamping, melainkan mitra yang membantu merancang, mengoordinasikan, dan menghidupkan berbagai lomba serta kegiatan pendukung.
Kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi tersebut mencerminkan sinergi pendidikan yang dinamis: santri memperoleh pengalaman berorganisasi dan berlomba, sementara mahasiswa PLP mengasah kemampuan mengajar, memimpin, dan berinteraksi dengan peserta didik.

Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober sebagai penghargaan atas peran ulama dan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, yang berakar pada Resolusi Jihad 22 Oktober 1945
Sementara itu, Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap 28 Oktober untuk mengenang ikrar pemuda Indonesia pada Kongres Pemuda II tahun 1928: satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, yaitu Indonesia.
Kedua peringatan ini memiliki benang merah yang kuat: semangat perjuangan, persatuan, dan tanggung jawab generasi muda terhadap bangsa

Melalui Gebyar Lomba, para santri SMA Babussalam didorong untuk berkompetisi dengan semangat sportif sekaligus mempererat ukhuwah. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap nilai keislaman serta kebangsaan.
Lebih dari sekadar perayaan, Gebyar Lomba ini menjadi pengingat bahwa santri dan pemuda Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, menghadirkan perubahan positif, dan meneruskan perjuangan para pendahulu.
Semoga semangat dari kegiatan ini terus tumbuh dan menginspirasi santri SMA Babussalam untuk menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, kreatif, serta berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa Indonesia (*)