Kampar, 05 September 2026 — Dalam suasana penuh khidmat dan kehangatan ukhuwah, Ustadz Salahuddin, S.Ag., M.Pd. bersama dua santri SMA Babussalam Pekanbaru, Anthony Mahardika dan Donita Nurhasanah Saragih (santriwati asal daerah setempat), menghadiri Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M sekaligus Sosialisasi SPMB Pesantren Babussalam Pekanbaru di Masjid Hadiyatus-Sholihin Desa Indra Puri, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, pada Sabtu, 5 September 2026.
.jpeg)
Sambutan Hangat dari Kepala Desa
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala Desa Indra Puri Subiantho, yang menyambut baik kedatangan Ustadz Salahuddin dan santri. Beliau memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Ustadz Salahuddin untuk menyampaikan tausiyah sebagai penceramah utama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Peran Aktif Santri dalam Acara
Sebelum memasuki tausiyah inti, Ustadz Salahuddin memberikan kesempatan kepada dua santri yang mendampinginya untuk tampil. Donita Nurhasanah Saragih membacakan sari tilawah Al-Qur'an dengan lantunan yang menyentuh hati, sementara Anthony Mahardika tampil sebagai penceramah pertama. Kehadiran dua santri yang berperan aktif ini, semoga menjadi inspirasi bagi jama'ah untuk memasukkan anak mereka ke Pesantren Babussalam Pekanbaru, sehingga mampu berkontribusi dalam dakwah Islam sperti yang ditampilkan oleh santri-santri SMA Babussalam.

Sosialisasi Profil dan Keunggulan Pesantren Babussalam
Sebelum menyampaikan tausiyah inti peringatan Maulid, Ustadz Salahuddin menyampaikan Profil lengkap Pesantren Babussalam Pekanbaru yang mencakup jenjang TK, SD, SMP, dan SMA. Beliau juga mensosialisasikan keunggulan-keunggulan pesantren, khususnya SMA Babussalam Pekanbaru, di hadapan jamaah dan warga setempat.
Kesempatan Bergabung dengan Pesantren Babussalam
Pada kesempatan ini, Ustadz Salahuddin membuka kesempatan seluas-luasnya kepada jamaah dan warga yang berminat memasukkan anaknya ke Pesantren Babussalam pada tahun pelajaran 2027/2028. Sosialisasi SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) ini mendapat antusiasme tinggi dari para orang tua yang hadir, mengingat reputasi Pesantren Babussalam sebagai lembaga pendidikan Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kurikulum Pesantren dan kemdikdasmen RI.

Makna Maulid Nabi dalam Konteks Pendidikan
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini tidak hanya menjadi momen refleksi spiritual, tetapi juga inspirasi untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam dunia pendidikan. Pesantren Babussalam Pekanbaru berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh ustadz Salahuddin, S.Ag., M.Pd. dan harapan agar silaturrahim antara Pesantren Babussalam Pekanbaru dengan masyarakat Desa Indra Puri, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, terus terjalin erat dalam rangka membangun generasi Islami yang berakhlak dan berprestasi (*)